- Tantangan Dan Kesempatan Dalam Tugas Penggembalaan Gereja Di Era Post Modernisme
- Filsafat Ketuhanan Menurut Plato
- Konflik Dalam Pernikahan
- Pertumbuhan Karakter Kristen “Kepribadian Seorang Pelayan”
- Pendidikan Kristen Dalam Pelayanan Pengembalaan
- Peranan Pemuda Gereja Dalam Pembangunan Bangsa
- Peranan Paduan Suara Gereja Dalam Memperkukuh Spiritualitas Dan Memberi Konstribusi Bagi Ibadah Jemaat
- Integritas Diri Sebagai Karakter Pelayan Tuhan
Selasa, 21 Oktober 2014
Jurnal Jaffray Volume 3, Tahun 2005
Jurnal Jaffray Volume 2, Tahun 2004
1. Gambar dan Rupa Allah
2. Allah Tritunggal
3. Bahasa Roh: Apa dan Bagaimana?
4. Gerakan Potensi Manusia: Injil Harga Diri atau .... ?
5. Memasuki Millenium III Dengan Gaya Kepemimpinan Yesus (Gaya Kepemimpinan 2000 Tahun Lalu)
6. Visi Seorang Hamba Tuhan
7. Simbolisme Menurut Mircea Eliade
8. Eutanasia
9. Tokoh Perjanjian Lama dalam Perjanjian Baru
2. Allah Tritunggal
3. Bahasa Roh: Apa dan Bagaimana?
4. Gerakan Potensi Manusia: Injil Harga Diri atau .... ?
5. Memasuki Millenium III Dengan Gaya Kepemimpinan Yesus (Gaya Kepemimpinan 2000 Tahun Lalu)
6. Visi Seorang Hamba Tuhan
7. Simbolisme Menurut Mircea Eliade
8. Eutanasia
9. Tokoh Perjanjian Lama dalam Perjanjian Baru
Senin, 20 Oktober 2014
Jurnal Jaffray Volume 1, Tahun 2003
- Hubungan Antar Manusia dan Penanganan Konflik
- Menangani Masalah Konflik Agama
- Perang dalam Perspektif Agama
- Naturalisasi Perbudakan Sebagai Suatu Keadilan
- Apologetika tentang Kristologi
- Menangani Konflik Antara Golongan Kuat dan Golongan Lemah
- Gejala Pergeseran Salah Satu Ajaran Dasar Kaum Injili
- Peran Serta Jemaat Dalam Pelayanan Holistik Gereja Menuju Transformasi Masyarakat
- Mengajar Secara Kreatif
Minggu, 12 Oktober 2014
Seri Khotbah yang Hebat: Panggilan Khotbah Mimbar Cukup?
By
Daniel Ronda
Catatan
Pendek DR: “Khotbah yang Hebat – Panggilan Khotbah Mimbar Cukup? (13)” –
Panggilan berkhotbah adalah panggilan pemberitaan dan pengajaran di mana Tuhan
memberikan karunia kepada kita, di mana kita dapat memintanya kepada Tuhan dan
terus belejar mengembangkan diri dalam berkhotbah. Namun apakah cukup karunia
mengajar (khotbah)? Ada gembala mengatakan bahwa dirinya punya karunia khotbah
dan hanya itu panggilannya yaitu khusus khotbah di mimbar. Itu sebabnya tugas
perkunjungan menjadi tugas staf penggembalaan lainnya. Benarkah? Sekalipun
benar bahwa tugas menyiapkan khotbah itu berat, namun kita harus belajar
seperti Yesus bagaimana Dia melayani. Tuhan kita bukan hanya datang ke dunia
berkhotbah, namun supaya khotbah menjadi berkuasa dan hebat maka para pengkhotbah
perlu meneladani Yesus di mana:
Seri Khotbah yang Hebat: Doa Seorang Pengkhotbah
By Daniel Ronda
Catatan Pendek DR: “Khotbah yang Hebat – Doa seorang Pengkhotbah (12)” – Khotbah bukan berdiri sebagai motivator yang menyemangati jemaat dengan kata-kata positif yang menguatkan. Ia adalah seorang hamba Tuhan yang menyampaikan maksud hati Tuhan kepada umatNya. Maka persiapannya bukan hanya persiapan menyiapkan eksposisi firman Tuhan dan menemukan amanat khotbah bagi umat Tuhan, tetapi juga perlu memiliki persiapan rohani. Kehidupan doa dan kedekatannya dengan Tuhan sangat menentukan dalam menyampaikan khotbah, karena doa dan meditasi terhadap firman Tuhan menjadikan firman Tuhan yang disampaikan akan penuh kuasa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai pengkhotbah dalam kehidupan spiritualitasnya:
Catatan Pendek DR: “Khotbah yang Hebat – Doa seorang Pengkhotbah (12)” – Khotbah bukan berdiri sebagai motivator yang menyemangati jemaat dengan kata-kata positif yang menguatkan. Ia adalah seorang hamba Tuhan yang menyampaikan maksud hati Tuhan kepada umatNya. Maka persiapannya bukan hanya persiapan menyiapkan eksposisi firman Tuhan dan menemukan amanat khotbah bagi umat Tuhan, tetapi juga perlu memiliki persiapan rohani. Kehidupan doa dan kedekatannya dengan Tuhan sangat menentukan dalam menyampaikan khotbah, karena doa dan meditasi terhadap firman Tuhan menjadikan firman Tuhan yang disampaikan akan penuh kuasa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai pengkhotbah dalam kehidupan spiritualitasnya:
Seri Khotbah yang Hebat: Ibadah Khusus
By Daniel Ronda
Catatan Pendek DR: “Khotbah yang Hebat – Ibadah Khusus
(11)” – Seringkali khotbah tidak hanya pada ibadah di gereja, tapi juga ada
ibadah-ibadah khusus di rumah atau di tempat lain seperti ibadah syukuran,
pernikahan, termasuk kematian. Bagaimana menyiapkan khotbah di tempat seperti
ini di mana suasananya adalah lebih kepada perayaan atau sebaliknya kesedihan
dan rata-rata tidak bawa Alkitab? Kalaupun ada smartphone yang berisi Alkitab,
orang malas membukanya. Tentu suasananya berbeda dengan acara formal di ibadah
Minggu. Ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan ketika berkhotbah
untuk acara-acara yang bersifat khusus:
Kamis, 09 Oktober 2014
Seri Khotbah yang Hebat: Suara, Kontak Mata dan Kesalahan dalam Kotbah
By Daniel Ronda
Catatan Pendek DR: "Khotbah yang Hebat- Lagi Tentang Suara (7)" - Dalam catatan saya sebelumnya bahwa suara yang baik memang bergantung kepada alat (sound system) yang dipakai, tapi yang paling penting adalah kepribadian yang menarik. Kepribadian yang menarik didapat lewat kasih, kebaikan hati, toleransi, apresiasi, dan tidak mementingkan diri sendiri. Dengan kata lain itulah bahasa hati seorang pengkotbah yang membuat suaranya terdengar indah.
Namun suara tentu juga bicara hal-hal yang teknis. Maka ada beberapa rahasia penting yang perlu diketahui pengkhotbah tentang suaranya
Catatan Pendek DR: "Khotbah yang Hebat- Lagi Tentang Suara (7)" - Dalam catatan saya sebelumnya bahwa suara yang baik memang bergantung kepada alat (sound system) yang dipakai, tapi yang paling penting adalah kepribadian yang menarik. Kepribadian yang menarik didapat lewat kasih, kebaikan hati, toleransi, apresiasi, dan tidak mementingkan diri sendiri. Dengan kata lain itulah bahasa hati seorang pengkotbah yang membuat suaranya terdengar indah.
Namun suara tentu juga bicara hal-hal yang teknis. Maka ada beberapa rahasia penting yang perlu diketahui pengkhotbah tentang suaranya
Langganan:
Postingan (Atom)






